Selasa, 08 Mei 2012

artikel memilih pakaian kerja

Panduan Tepat Memilih Busana kerja

Busana kerja yang modelnya terlalu monoton tentu akan membuahkan kejenuhan dalam bergaya. Padahal, fesyen yang trendi akan menyuntikkan kepercayaan diri bagi sang pemakainya. Apakah Anda sedang dilanda kejemuan berbusana kerja? Ikuti tips ini agar Anda menemukan busana kerja yang pas dan fashionable.


  • Warna
Untuk memberikan dampak langsung bagi pemakainya, pilihlah warna yang kontras antara warna blazer dan kemeja yang digunakan. Misalnya, Anda memiliki kulit putih, maka kenakan warna pastel untuk kemeja Anda dan padukan dengan blazer dan rok dengan warna yang lebih terang. Jika Anda bekerja di industri kreatif, menggunakan warna yang lebih terang seperti kuning, krem, dan lavender menjadi sebuah pilihan menarik. Padankan dengan kemeja dengan warna yang sedikit gelap, serta kontraskan pemilihan rok atau celana panjang berwarna terang.

Tips: Warna putih paling baik untuk membuat tampilan terlihat mengesankan.

  • Kain
Warna yang tepat dapat terlihat dengan tekstur kain yang baik untuk tubuh Anda. Wanita dengan tubuh yang sedikit langsing akan lebih menarik ketika mengenakan busana berbahan kaku, seperti katun atau sutra yang sedikit kaku. Dengan tampilan tersebut, bentuk badannya pun akan terlihat menonjol.

Tips: Carilah bahan yang memiliki perawatan mudah sehingga Anda tak direpotkan dengan urusan perawatan busana tersebut.

  • Gaya
Anda dapat dengan bebas menuangkan gaya sesuai dengan karakter Anda. Gaya dalam hal ini sifatnya tidak terbatas. Jika Anda bekerja di lingkungan yang formal, maka mengenakan kemeja dengan kualitas tinggi, lengan panjang, dan memiliki kerah adalah hal terbaik.

Tips: Wanita dengan leher pendek dapat memakai kerah tinggi sehingga menciptakan ilusi panjang pada lehernya.

  • Detail
Perhatikan detail untuk membuat penampilan Anda tampak menonjol. Cara sederhana yang dapat dilakukan, yakni dengan memerhatikan hingga ke detail kancing yang digunakan, keberadaan saku, serta detail lainnya. Pemilihan detail yang unik akan menciptakan karakter berbusana yang bisa menjadi ciri khas Anda.

Tips : Perhatikan dengan seksama garis jahitan saat memilih baju karena ini adalah kunci dari kualitas busana yang Anda pilih.

Sumber



Panduan Tepat Memilih Busana kerja

sana kerja yang modelnyaBu terlalu monoton tentu akan membuahkan kejenuhan dalam bergaya. Padahal, fesyen yang trendi akan menyuntikkan kepercayaan diri bagi sang pemakainya. Apakah Anda sedang dilanda kejemuan berbusana kerja? Ikuti tip ini agar Anda menemukan busana kerja yang pas dan fashionable.



Warna

Untuk memberikan dampak langsung bagi pemakainya, pilihlah warna yang kontras antara warna blazer dan kemeja yang digunakan. Misalnya, Anda memiliki kulit putih, maka kenakan warna pastel untuk kemeja Anda dan padukan dengan blazer dan rok dengan warna yang lebih terang. Jika Anda bekerja di industri kreatif, menggunakan warna yang lebih terang seperti kuning, krem, dan lavender menjadi sebuah pilihan menarik. Padankan dengan kemeja dengan warna yang sedikit gelap, serta kontraskan pemilihan rok atau celana panjang berwarna terang.


Tips: Warna putih paling baik untuk membuat tampilan terlihat mengesankan.


Kain

Warna yang tepat dapat terlihat dengan tekstur kain yang baik untuk tubuh Anda. Wanita dengan tubuh yang sedikit langsing akan lebih menarik ketika mengenakan busana berbahan kaku, seperti katun atau sutra yang sedikit kaku. Dengan tampilan tersebut, bentuk badannya pun akan terlihat menonjol.


Tips: Carilah bahan yang memiliki perawatan mudah sehingga Anda tak direpotkan dengan urusan perawatan busana tersebut.


Gaya

Anda dapat dengan bebas menuangkan gaya sesuai dengan karakter Anda. Gaya dalam hal ini sifatnya tidak terbatas. Jika Anda bekerja di lingkungan yang formal, maka mengenakan kemeja dengan kualitas tinggi, lengan panjang, dan memiliki kerah adalah hal terbaik.


Tips: Wanita dengan leher pendek dapat memakai kerah tinggi sehingga menciptakan ilusi panjang pada lehernya.


Sumber


Selasa, 01 Mei 2012

MENGENAL NARKOBA DAN BAHAYANYA

Masalah penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA) atau narkoba merupakan salah satu masalah kesehatan terpenting bagi kelompok generasi muda dengan jumlah korban yang semakin bertambah. Meskipun Napza tertentu sangat bermanfaat bagi pengobatan dalam ilmu kedokteran namun bila disalahgunakan akan merugikan si pemakai maupun masyarakat umum. Apakah narkoba itu dan bagaimana narkoba disalahgunakan???
Narkoba (Singkatan dari Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) adalah bahan/zat yang jika dimasukkan dalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum, dihirup, maupun disuntikkan, dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan. Yang termasuk jenis Narkotika adalah opium dan ganja.
Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoatif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku.
Zat yang termasuk psikotropika antara lain sedatin (Pil BK), Rohypnol, Magadon, Valium, Mandarax, Amfetamine, Fensiklidin, Metakualon, Metifenidat, Fenobarbital, Flunitrazepam, Ekstasi, Shabu-shabu, LSD (Lycergic Alis Diethylamide).
Bahan adiktif berbahaya lainnya adalah bahan-bahan alamiah, semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfin atau kokain yang dapat mengganggu sistem saraf pusat, seperti lem/perekat, aceton, ether, dan sebagainya.
Jenis Narkoba Menurut Efeknya
Narkoba tergolong zat psikoatif yaitu zat yang terutama berpengaruh pada otak sehingga menimbulkan perubahan perilaku, perasaan, pikiran persepsi, dan kesadaran. Apabila narkoba digunakan secara terus-menerus atau melebihi takaran yang telah ditentukan akan mengakibatkan ketergantungan. Kecanduan  inilah yang akan mengakibatkan gangguan fisik dan psikologis, karena terjadinya kerusakan pada sistem saraf pusat (SSP) dan organ-organ tubuh seperti jantung, paru-paru hati, dan ginjal.
 Dampak terhadap fisik, antara lain ganggua

Senin, 21 November 2011

Mengenal Narkoba Dan Bahayanya Bagi Manusia

masalah penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPSA) atau narkoba merupakan salah satu masalah kesehatan terpenting bagi kelompok generasi muda dengan jumlah korban yang semakin bertambah. meskipun Napsa tertentu sangat bermanfaat bagi pengobatan dalam ilmu kedokteran namun bila disalahgunakan akan merugikan si pemakai maupun masyarakat umum. Apakah narkoba itu dan bagaimana narkoba di salahgunakan?
Narkoba (singkatan dari Narkotika, Psikotropika, Dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) adalah bahan/zat yang jika dimasukkan dalam tubuh manusia, baik secara secara oral/diminum, dihirup, maupun disuntikan, dapat mengubah pikiran, suasana hati dan perasaan, dan perilaku seseorang. Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan (Adiksi) fisik dan psikologis.
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan. Yang termasuk jenis Narkotika adalah Opium dan Ganja.
Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintesis bukan narkotika, yang bekhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan syaraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku. Zat yang termasuk psikotropika antara lain Sedatin (Pil BK), Rohypnol, Magadon, Valium, Mandarax, Amfetamine, Fensiklidin, Metakualon, Metifenidat, Fenobarbital, Flunitrazepam, Ekstasi, Shabu-shabu, LSD (Lycergic Alis Diethylamide).
 Bahan Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan-bahan alamiah, semi sintesis maupun sintesis sintesis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfin atau kokain yang dapat ether, dan sebagainya.
JENIS NARKOBA MENURUT EFEKNYA
N